Skip to main content

Panen perdana Lahan 10 hektar, bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam meningkatkan ketahanan pangan

By April 19, 2022No Comments

Diawali dengan melakukan panen perdana di Lahan Ladang Tower percontohan KTNA Mahakam Ulu, Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E, melakukan kunjungan kerja sekaligus panen perdana dilahan tower Kampung Mamahak Besar yang dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2022. Lahan yang berada didalam wilayah Kampung Mamahak Besar ini merupakan lahan percontohan dengan sentuhan teknologi pertanian oleh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Mahakam Ulu.

Bupati Mahakam Ulu berpesan agar sentuhan teknologi seperti ini dapat menjadi contoh kepada petani dalam mengembangkan dan mengusahakan lahan pertaniannya sehingga dapat meningkatkan hasil produksi mereka. Program ini harus terus digalakkan oleh berbagai pihak dalam upaya peningkatan hasil produksi pertanian di Mahakam Ulu guna mencapai swasembada pangan. Teknologi bukan hanya berbicara masalah alat akan tetapi juga teknik pertanian terbarukan seperti penggunaan pupuk, jarak tanam, penggunaan benih unggul, penanganan organisme pengganggu tanaman serta proses pascapanen. Cara-cara seperti ini akan mampu memberikan hasil yang maksimal dibandingkan dengan cara tradisional yang selama ini dilakukan oleh petani karena tentu saja kualitas tanah dari hari ke hari akan mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan perlakuan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitasnya.

Ditempat terpisah, saat melakukan kunjungan kerja di Kampung Long Isun Kecamatan Long Pahangai saat acara panen perdana Lahan 10 Hektar padi lahan kering Tanggal 22 Maret 2022 di Sungai Melaseh, Bupati Mahakam Ulu menjelaskan pentingnya penggunaan teknologi pertanian didalam melakukan budidaya pertanian. “Kita saat ini dihadapkan dengan tantangan global yang semakin mengharuskan kita semua khususnya petani untuk berinovasi dan beradaptasi disektor pertanian seperti penggunaan teknologi pertanian. Hal ini dimaksudkan agar hasil produksi yang kita peroleh dapat meningkat dan kita juga dapat menjaga ketahanan pangan bahkan mampu meningkatkan kesejahteraan kita sebagai petani. Saya berharap semua petani di Kabupaten Mahakam Ulu dapat menjadi petani yang maju dan sejahtera seiring dengan perkembangan jaman yang semakin modern” tuturnya.

Bupati Mahakam Ulu setelah melakukan panen perdana di Long Isun melanjutkan kegiatan panen perdana di Lahan 10 Hektar di Kampung Datah Bilang. Beliau berpesan agar pengunaan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil pertanian sehingga dengan demikian ketahanan pangan bahkan peningkatan ekonomi petani dapat diwujudkan di Kabupaten Mahakam Ulu.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu, Saripudin, S.E mengatakan bahwa kegiatan pembukaan lahan 10 Hektar padi lahan kering disetiap kampung ini secara teknis dalam bidang pertanian akan terus didukung dengan sentuhan-sentuhan teknologi seperti pemupukan, pengendalian OPT serta penggunaan alat pascapanen yang didukung dengan sarana produksi pertanian yang telah disiapkan oleh pemerintah. Dukungan ini demi terwujudnya program prioritas pimpinan daerah Kabupaten Mahakam Ulu yakni masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu yang sejahtera.

Budidaya padi lahan kering 10 hektar merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mahakam Ulu dan didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu sebagai Tim Teknis dalam budidayanya. Adapun pelaksanaan kegiatan ini adalah seluruh kampung yang berada didalam wilayah kabupaten Mahakam Ulu dengan memanfaatkan dana Bantuan Keuangan Kabupaten Mahakam Ulu Tahun Anggaran 2021.

Untuk panen perdana di Kampung Long Isun, luasan lahan yang dibuka untuk ditanami adalah 10,5 hektar dari 15 hektar yang dibuka. Adapun jenis padi yang ditanami adalah varietas padi lokal dengan nama Padi Lengasah dan beberapa jenis padi lokal lainnya. Hadir pula dalam panen perdana ini adalah para kepala OPD di lingkungan Pemkab Mahakam Ulu, Para Camat, Petinggi-Petinggi, Tim Gerbangmas, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) serta para Kepala Lembaga Adat.

 

 

Laporan :

Anatolius Bahalan Tigang, S.P

Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda

Share:

Tinggalkan Komentar